Halaman

SNSD

SNSD

Jumat, 26 Oktober 2012

[FF] First Meet Chapter 4

Don’t be plagiator!
Author: Kim Yuka
Cast :
Kwon Yuri
Tiffany Hwang
Lee Donghae

Dan masih banyak tokoh-tokoh yang menjadi cameo di dalamnya
Length: Chapter
Genre: Romantic, Sad, etc.
                                                             ~~~
Yuri pov

From : Donghae
Hai, sudah lama ya rasanya. Bagaimana kabarmu?

To : Donghae
Ne, sudah lama sekali. Kabarku? Baik

From : Donghae
Tiffany bilang, kau menyukaiku. Apa itu benar?

Bingo! Ternyata benar firasatku ini. Otteohkae? Aku harus menjawab apa? Jujur saja saat ini aku sangat malu! Sungguh, aku sangat menyesal sudah mengatakannya pada Donghae. Umma, appa.. tolong aku!!!

To : Donghae
Mm, apa Fany sudah memberitahumu? Ne, aku memang menyukaimu. Tapi itu kemarin-kemarin, untuk sekarang mungkin sudah tidak lagi...

Umma, aku harap dia tidak menanyakan yang macam-macam. Karena sungguh, aku sudah kehabisan kata-kata sekarang!!!

From : Donghae
Ahh, sudah tidak ya?

To : Donghae
Kau sendiri?

From : Donghae
Masih

To : Donghae
Jinjja? Whoah~

From : Donghae
Berhubung kau sudah menyukaiku, jadi maukah kau menjadi yeojachinguku?

Mwo? Lagi? Apa dia sudah gila?! Sudah kubilang aku sudah tidak menyukainya, kenapa dia masih nekat mengatakan hal seperti itu?

To : Donghae
Tapi...

From : Donghae
Wae? Apa kau masih tidak mau? Kenapa? Bukankah kita sama-sama suka? Lalu apa yang kau fikirkan lagi?

Jujur, sebenarnya aku memang masih mengharapkan Donghae. Tapi...

To : Donghae
Mmm, baiklah

From : Donghae
Jinjja? Whoaahhh~
Gomawo Yuri-ssi :)

To : Donghae
Ne, tapi aku ingin hubungan kita tidak kau katakan dengan siapa-siapa. Cukup aku dan kau yang tahu. Bisa kau lakukan itu?

From : Donghae
Akan ku fikirkan :)

Apakah ini sebuah mimpi? Ya Tuhan, jika ini mimpi, aku mohon, jangan bangunkan aku sekarang!! Dan jika ini bukan mimpi, bangunkan aku sekarang! Omo, nan neomu haengbokhae :D. Sepertinya mukaku sekarang seperti udang rebus.. atau mungkin lebih parah dari itu? Ahh, entahlah yang jelas aku sedang bergembira saat ini...

2 hari setelah kami━aku dan Donghae━ berhubungan, aku mendapat kabar dari Tiffany...
“Yuri-ya! Kenapa kau tidak memberitahuku kalau kau sudah jadian dengan Donghae?! Ahh, kau ini! Aku juga sahabatmu tahu!” ujarnya sambil meninju pelan lenganku
“Mwo? siapa yang memberitahumu?” jawabku
“Jadi itu benar? Hahh, kau ini!”
“Ya! Jawab dulu pertanyaanku!! Darimana kau tahu kalau aku sedang berhubungan dengan Donghae?”
“Mm, mian Yul... Aku tidak boleh mengatakannya...”
“Ya! Aku ini sahabatmu, aku harus tahu Tiff... Apa orang itu..” ucapku gantung
“Emm... Mian Yul, tapi aku benar-benar tidak bisa memberitahumu..”
“Fany, jebal...”
Setelah beberapa saat aku memaksa Fany, akhirnya dia mau memberitahunya
“Orang itu...”
“Siapa? Katakan padaku...”
“Donghae. Tapi kau janji, kau tidak akan marah padanya ataupun memberitahunya kalau aku yang memberitahumu...”
“M-mwo? Donghae? Kau tidak salah Fany-ssi?”
“Ani.. justru dia sendiri yang mengatakannya padaku...”
“Fany, apa kau tahu? Dia sudah berjanji padaku untuk tidak mengatakannya pada siapapun. Tapi kenapa dia mengatakannya padamu? Aigoo...”
“Mi-mian Yul...”
“Ani Tiff, ini bukan salahmu. Ini salahnya. Aku harus menemuinya”
“Yul, aku mohon jangan sekarang. Tenangkan dulu dirimu, jangan biarkan dirimu mengatur perasaanmu...”
Aku hanya mendesah menjawabnya. Dasar namja ituu!!!!!

Malam harinya, aku coba untuk mengirim pesan pada Donghae

To : Donghae
Ya! Kenapa kau memberitahu Tiffany kalau kita sedang berpacaran?! Kau kan sudah janji padaku kau tidak akan memberitahu siapapun!!

From : Donghae
Mian Yul.. Aku rasa, aku harus memberitahu seseorang untuk tahu, aku tidak tenang jika aku harus memendam ini sendiri... Apa kau marah? Jika kau marah, lebih baik kita tidak usah pacaran saja...

To : Donghae
Ani, aku tidak marah.. Hanya saja, aku tidak mau orang yang aku sayangi membohongiku seperti itu...

From : Donghae
Mian Yul..

To : Donghae
Baiklah kalau begitu, aku juga boleh dong memberitahu seseorang untuk tahu?

From : Donghae
Ne...

To : Donghae
Tapi kau janji, kau tidak akan mengulangi hal seperti ini lagi...

From : Donghae
Ne...

Hahh~ dasar orang ini. Kenapa aku bisa mencintai orang seperti dia? Bisa gila aku... Tapi pada kenyataannya, memang begitu..
Baiklah, kalau begitu aku harus memberitahu sahabatku. Awas saja kalau orang itu masih membocorkannya!

To : Min Ah eonni
Eonni, aku ingin bercerita padamu...

From : Min Ah eonni
Kau mau bercerita apa?

To : Min Ah eonni
Eon, sebenarnya aku sudah berpacaran... u.u

From : Min Ah eonni
Jinjja? Dengan siapa? Apa aku mengenalnya? Kalau tidak, perkenalkan padaku...

To : Min Ah eonni
Dengan...
Emm, namanya Donghae, Lee Donghae

From : Min Ah eonni
Donghae? Aku tidak mengenalnya... Perkenalkan padaku...

To : Min Ah eonni
Memang eonni tidak mengenalnya -__-
Perkenalkan? Kapan-kapan saja ya.. :D
Aku sedang sibuk belakangan ini... :D

From : Min Ah eonni
Kau, ini! Selalu sibuk setiap hari!

To : Min Ah eonni
Haha, eonni tahu kan seperti apa kampusku itu, tidak pernah memberi waktu luang untuk para mahasiswanya -__-
Yasudah ya eonni... Oh iya, eonni jangan memberitahu siapapun tentang hal ini.. karena aku dan dia sudah sepakat untuk tidak memberitahu siapapun...

From : Min Ah eonni
Ne.. geokjeonghajima :D

To : Min Ah eonni
Yasudah ya eonni, annyeong 

From : Min Ah eonni
Ne, annyeong Yul...

Ahh, ternyata dia benar, harus ada seseorang yang tahu tentang perasaanku. Karena memendam perasaan sendiri itu sangat menyakitkan.

Beberapa minggu setelah kami berpacaran, muncul beberapa gosip tentang kami
*   “Yul, apa benar kau berpacaran dengan Donghae?” tanya salah satu temanku
“Eoh? A-ani.. kenapa kau berbicara seperti itu Yoon?”
“Eh? Bukankah Benar? Donghae sendiri yang mengatakannya padaku...”
“Mwo? Donghae?”
“Ne.. apa kau tidak tahu? Ckckck...” katanya sambil menggelengkan kepala
“Eh.. hehe, iya aku tidak tahu..”
“Cieee Yuri-Donghae” candanya
“Sudahlah, diam kau!!” kataku sambil menutup mulutnya

*    Salah seorang temanku menulis sesuatu pada papan tulis kelas ’Hae-Ri’
“Ya! Kenapa kau menulis tulisan seperti itu??!!” ujarku
“Ya! Kenapa kau marah? Haa~ itu benar ya??”
“A-ani...”
“Sudahlah, jangan berbohong, aku sudah tahu Yul..”
“Tahu apa?”
“Tahu kalau kau berpacaran dengan Donghae. Iya kan??”
“A-ani..”
“Sudahlah. Kenapa kau terus menyangkal? Jujur saja padaku.. kita kan sudah bersahabat sejak kecil..”
“Wookie, bukan seperti itu.. Sini kau ikut denganku!” akupun menyeretnya ke samping kelas
“Kau tahu darimana kalau aku sedang berpacaran dengan Donghae?”
“Jadi itu benar? Whoaahh~ chukkae.. sejak kapan?”
“Ya! Jawab pertanyaanku dulu!!” ujarku sedikit berteriak
“Emm, dari Donghae sendiri. Dia kan sahabatku, jadi dia menceritakan apa saja padaku. Termasuk hubunganmu dengannya sekarang..”
“Bagaimana dia menceritakannya?”
“Begini, awalnya dia datang padaku, duduk disampingku. Dia bilang ‘Wookie, apa kau tahu Yuri?’ aku menjawab ‘Yuri yang mana? Kan ada 2 Yuri’ ‘Aishh, Yuri yang putih, cantik, manis, dari kejuruan fashion. Kau mengenalnya kan?’ ucapnya ‘Ne, kenapa memangnya? Kau suka?’ ‘Ne.. Bahkan sekarang aku sedang berpacaran dengannya...’. Kau tahu? Saat mengatakan itu, mukanya seperti malu-malu...” ujarnya panjang lebar
“Lalu, kau bagaimana?” tanyaku
“Na? Biasa saja.. Bisa-bisanya kau menyukai namja seperti dia Yul.. ckckck”
“Ryeowook, aku mohon. Kau jangan mengatakan pada siapapun tentang hal ini. Arra? Jebal...” ucapku memohon
“Mmm, baiklah...”
“Kamsahamnida Wookie, kau memang sahabatku yang paling baik...” ucapku sambil membungkuk 90°

Aku membiarkan saja gosip tentang kami beredar, lagipula tidak sedikit yang tahu.. bukan rahasia lagi kan namanya? Sejak saat itu, aku mulai memperhatikan Donghae dari jauh. Omona! Dia dekat-dekat dengan wanita lain. Hatiku panas sekarang! Apa dia tidak melihatku? Dia anggap apa aku ini?! Sudahlah, lebih baik aku diamkan saja dia kali ini. Aku harap dia tidak macam-macam dengan wanita-wanita itu.

Selama ini aku selalu sabar menghadapi tingkah lakumu itu. Kau sekarang jarang menghubungiku, kau dekat-dekat dengan wanita-wanita lain, aku biarkan semua itu. Sadarkah kau bagaimana perasaanku? Sepertinya butuh kesabaran ekstra untuk menghadapi orang seperti dirimu.

3 minggu berlalu, dan aku masih tetap menghadapi sifat Donghae terhadapku. Daripada aku seperti ini terus, lebih baik aku pulang ke rumah orang tuaku saja. Untung saja sekolah memberikan waktu berlibur..

Huaaaaahhhh, akhirnya aku bisa pulang juga ke rumah umma & appa.. sudah lama sekali rasanya aku tidak pulang. Nan neomu bogoshippeo... tulisku pada akun me2day-ku. Tak lama kemudian ada balasan. Dari? Hmm? Siapa dia? Apa aku mengenalnya? Kurasa tidak...

Whoaahh, senang ya? Memang rumahmu dimana? Katanya. Hmm, coba ku ladenin saja dululah

Rumahku? Di daerah Ilsan. Jawabku

Geurae? Hmm, hei bolehkah aku meminta nomor handphonemu? Mwo? Nomor handphone? Apa dia tidak salah? Tunggu, ada balasan lagi. Tapi, bukan dari orang itu.

Ekhem kayanya ada yang lagi PDKT niih... katanya. Jin Hoo? Untuk apa dia ikut campur?

 ====TBC====